Arduino adalah “kit elektronik atau papan rangkaian elektronik
open source yang di dalamnya terdapat komponen utama yaitu sebuah chip
mikrokontroler dengan jenis AVR dari perusahaan Atmel.” (Syahwil, 2013)
Secara umum, Arduino terdiri dari dua bagian yaitu :
1.
Hardware berupa papan input / output (I/O) yang open source.
2.
Software arduino yang juga open source, meliputi software
Arduino IDE untuk menulis program dan driver untuk koneksi ke komputer.
Arduino Uno adalah arduino board yang
menggunakan mikrokontroler ATmega328.
Arduino Uno memiliki 14 pin digital (6 pin dapat digunakan sebagai output PWM),
6 input analog, sebuah 16 MHz osilatorkristal, sebuah koneksi USB, sebuah
konektor sumber tegangan, sebuah headerICSP, dan sebuah tombol reset. Arduino
Uno memiliki area cakupan yang luas untuk segala hal yang dibutuhkan untuk
mendukung sebuah
aplikasi yang berbasiskan mikrokontroler. (Pengenalan Arduino, 2015).
Arduino merupakan mikrolontroller yang memang dirancang untuk bisa
digunakna dengan mudah oleh para seniman dan desainer (yang memang bukan orang
teknik). Dengan demikian, tanpa mengetahui bahasa pemograman, arduino bisa
digunakan untuk menghasilkan karya yang canggih. Hal ini seperti yang
diungkapkan oleh Mike Schmidt.
Menurut Massimo Banzi, salah satu pendiri atau pembuat Arduino, Arduino
merupakan sebuah Platfoam hardware open source yangg mempunyai input / output
yang sederhana (Dinata, 2015)
Hanya dengan menghubungkannya ke sebuah
komputer melalui USB atau memberikan tegangan DC dari baterai atau adaptor AC ke DC sudah dapat membuat aplikasinya
bekerja. Arduino Uno menggunakan ATmega16U2 yang diprogram sebagai
USB-to-serial converter untuk komunikasi serial ke komputer melalui port USB.
Arduino adalah
sebuah kit board elektronik yang open source yang menggunakan Atmega328 yang
memiliki 14 pin input dan output yang dapat dihubungkan langsung ke menggunakan
koneksi kabel USB.
Adapun data teknis yang terdapat board
Arduino UNO R3 adalah sebagai berikut:
·
Mikrokontroler: ATmega328
·
Tegangan Operasi: 5V
·
Tegangan Input (recommended): 7 - 12 V
·
Tegangan Input (limit): 6-20 V
·
Pin digital I/O: 14 (6 diantaranya pin
PWM)
·
Pin Analog input: 6 input pin 21
·
Arus DC per pin I/O: 40 mA
·
Arus DC untuk pin 3.3 V: 150 mA
·
Flash Memory: 32 KB dengan 0.5 KB
digunakan sebagai bootloader
·
SRAM: 2 KB
·
EEPROM: 1 KB
·
Kecepatan besaran waktu sebesar: 16 Mhz
sebagai komponen untuk (Crystall oscillator)
diagram blok sederhana dari mikrokontroller ATmega328 (dipakai pada Arduino Uno) seperti
gambar blok diagram sederhana dibawah ini:
Penjelasan dari Blok-blok adalah sebagai
berikut:
·
Universal Asynchronous
Receiver/Transmitter (UART) adalah antar
muka yang digunakan untuk komunikasi serial seperti padaRS-232, RS-422 dan
RS-485.
·
2KB RAM pada memory kerja bersifat
volatile (hilang saat daya dimatikan), digunakan oleh variable-variabel di
dalam program.
·
32KB RAM flash memory bersifat non-volatile, digunakan untuk menyimpan
program yang dimuat dari komputer. Selainprogram, flash memory juga
menyimpan bootloader. Bootloader
ini yang menjembatani antara
software compiler arduinodengan mikrokontroler. Dan ketika pengguna
papan mikrokontroller arduino menulis program tidak perlu banyak menuliskan
sintak bahasa C, cukup melakukan pemanggilan fungsi program, hemat waktu dan
pikiran.
·
1KB EEPROM bersifat non-volatile,
digunakan untuk menyimpan data yang tidak boleh hilang saat daya dimatikan.
Tidak digunakan pada papan Arduino.
·
Central Processing Unit (CPU), bagian
dari mikrokontroller untuk menjalankan setiap instruksi dari program.
·
Port input/output, pin-pin untuk menerima data
(input) digital atau analog, dan mengeluarkan data (output) digital atau
analog.
Bagian-bagian
dari papan Arduino tipe USB, bagian-bagiannya dapat dijelaskan sebagai berikut
seperti pada pada gambar :
Gambar Konfigurasi Pin ATMega328 arduino uno
·
14 pin input/output digital (0-13)
Berfungsi
sebagai input atau output, dapat diatur oleh program. Khusus untuk 6 buah pin
3, 5, 6, 9, 10 dan 11, dapat juga berfungsi sebagai pin analog output dimana
tegangan output-nya dapat diatur. Nilai sebuah pin output analog dapat
diprogram antara 0 – 255, dimana hal itu mewakili nilai tegangan 0 – 5V.
·
USB
Berfungsi
untuk:
o
Memuat program dari komputer ke dalam
papan
o
Komunikasi serial antara papan dan
komputer
o
Memberi daya listrik kepada papan
·
Sambungan SV1
Sambungan
atau jumperuntuk memilih sumber daya papan, apakah dari sumber eksternal atau
menggunakan USB. Sambungan ini tidak diperlukan lagi pada papan Arduino versi
terakhir karena pemilihan sumber daya eksternal atau USB dilakukan secara
otomatis.
·
Q1 – Kristal (quartz crystal oscillator)
Jika
mikrokontroller dianggap sebagai sebuah otak, maka kristal adalah jantung-nya
karena komponen ini menghasilkan detak-detak yang dikirim kepada mikrokontroller
agar melakukan sebuah operasi untuk setiap detak-nya. Kristal ini dipilih yang
berdetak 16 juta kali per detik (16MHz).
·
Tombol Reset S1
Untuk
me-reset papan sehingga program akan mulai lagi dari awal. Perhatikan bahwa
tombol reset ini bukan untuk menghapus program atau mengosongkan mikrokontroller.
·
In-Circuit Serial Programming (ICSP)
Port
ICSP memungkinkan pengguna untuk memprogram mikrokontroller secara langsung,
tanpa melalui bootloader. Umumnya pengguna Arduino tidak melakukan ini sehingga
ICSP tidak terlalu dipakai walaupun disediakan.
·
IC 1 – Mikrokontroller Atmega
Komponen
utama dari papan Arduino, di dalamnya terdapat CPU, ROM dan RAM.
·
X1 – sumber daya eksternal
Jika
hendak disuplai dengan sumber daya eksternal, papan Arduino dapat diberikan
tegangan DC antara 9-12V.
·
6
pin input analog (0-5)
Pin
ini sangat berguna untuk membaca tegangan yang dihasilkan oleh sensor analog,
seperti sensor suhu. Program dapat membaca nilai sebuah pin input antara 0 – 1023, dimana hal itu
mewakili nilai tegangan 0 – 5V. (Djuandi, 2015)
Gambar Pin output



No comments:
Post a Comment